Indramayu — SMK NU Karangampel, lembaga pendidikan kejuruan yang berlokasi di Jalan Raya Karangampel, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, berhasil meraih status akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) pada April 2026. Pencapaian prestisius ini menjadi milestone penting dalam perjalanan peningkatan mutu institusi pendidikan yang telah melayani ribuan peserta didik selama lebih dari dua puluh tahun.
Keputusan akreditasi A ini ditetapkan berdasarkan evaluasi komprehensif terhadap delapan standar nasional pendidikan, meliputi standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan pendidikan, dan standar penilaian pendidikan. Penetapan akreditasi tersebut mengakhiri periode lima tahun sejak akreditasi sebelumnya diterbitkan pada 2021 dengan status B.
“Pencapaian akreditasi A ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Tim kami telah bekerja keras selama lebih dari tiga tahun untuk memenuhi semua standar akreditasi dan melampaui target yang telah ditetapkan,” ujar Drs. H. Muhammad Sodik, M.Pd., Kepala SMK NU Karangampel, pada acara pengumuman hasil akreditasi, Jumat (13/4/2026), di aula serba guna sekolah.
### Latar Belakang dan Perjalanan Menuju Akreditasi A
SMK NU Karangampel didirikan pada tahun 2004 oleh Yayasan Pendidikan NU Kabupaten Indramayu sebagai respons terhadap kebutuhan tenaga kerja terampil di tingkat menengah. Seiring perkembangan zaman, sekolah menengah kejuruan ini terus berkembang dan kini menyelenggarakan enam program keahlian yang mencakup Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Otomotif, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Tata Boga, Tata Busana, dan Agribisnis Tanaman Pangan.
Perjalanan menuju akreditasi A dimulai sejak 2023, ketika kepemimpinan baru mengambil alih dan merumuskan visi ambisius untuk meningkatkan standar mutu pembelajaran. Pada saat itu, sekolah memiliki 542 peserta didik yang tersebar di berbagai kelas dan program keahlian, dengan tingkat kelulusan mencapai 98 persen.
“Kami menyadari bahwa akreditasi B sudah cukup baik, namun kami ingin berbuat lebih. Visi kami adalah menjadi sekolah menengah kejuruan terdepan di Indramayu yang menghasilkan lulusan berkompeten dan berakhlak mulia,” jelas Muhammad Sodik pada kesempatan lain.
Strategi peningkatan mutu yang ditempuh melibatkan berbagai upaya sistematis. Pertama, sekolah melakukan renovasi dan penambahan fasilitas pembelajaran. Investasi signifikan dialokasikan untuk meningkatkan laboratorium praktik, perpustakaan digital, dan infrastruktur pendukung lainnya. Kedua, pengembangan sumber daya manusia dilakukan melalui program pelatihan berkelanjutan bagi pendidik dan tenaga kependidikan. Ketiga, kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan industri terkini melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
### Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan
Salah satu inisiatif signifikan adalah penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 yang dimulai pada 2024. Sistem ini memberikan kerangka kerja terstruktur untuk memastikan konsistensi dan efektivitas proses pembelajaran di semua program keahlian.
“Implementasi ISO telah membantu kami mengidentifikasi gap dan melakukan perbaikan berkelanjutan. Setiap proses pendokumentasian dengan baik sehingga dapat dievaluasi dan ditingkatkan secara berkala,” menjelaskan Hj. Siti Nurhaliza, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan Ketua Tim Penjamin Mutu Internal SMK NU Karangampel.
Peningkatan mutu pendidik juga menjadi fokus utama. Selama periode 2023-2026, sekolah memberikan insentif dan kesempatan kepada pendidik untuk menempuh pendidikan lanjutan, sertifikasi profesional, dan pelatihan-pelatihan spesifik. Hasilnya, dari 58 pendidik tetap dan tidak tetap, kini 47 di antaranya (81 persen) telah memiliki sertifikat keahlian sesuai bidang masing-masing.
“Kami percaya bahwa pendidik yang kompeten dan termotivasi adalah kunci utama peningkatan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, kami mengalokasikan anggaran khusus untuk pengembangan profesional,” tambah Muhammad Sodik.
Program kemitraan dengan industri juga diperkuat. SMK NU Karangampel telah menjalin kerjasama dengan lebih dari 40 perusahaan di berbagai sektor, mulai dari otomotif, elektronik, pertanian, hingga industri kreatif. Kerjasama ini memastikan bahwa kurikulum yang diajarkan relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
“Kami melibatkan industri dalam pengembangan kurikulum dan pembelajaran praktik. Siswa kami mendapatkan pengalaman langsung di dunia kerja melalui program magang terstruktur,” jelas Budi Santoso, S.Pd., Ketua Program Keahlian Teknik Otomotif.
### Infrastruktur dan Fasilitas Pembelajaran
Peningkatan mutu juga tercermin dari peningkatan infrastruktur. Gedung baru untuk workshop praktik dibangun dan dilengkapi dengan peralatan modern. Laboratorium komputer diperbarui dengan 120 unit komputer terbaru. Perpustakaan digital dengan koleksi 15.000 judul buku dan akses e-learning diluncurkan untuk mendukung pembelajaran mandiri siswa.
“Investasi pada infrastruktur bukan sekadar tentang bangunan fisik, tetapi tentang menciptakan ekosistem pembelajaran yang kondusif dan mendukung pengembangan kompetensi siswa,” ujar Ir. Rahmat Hidayat, M.T., Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana.
Fasilitas asrama pelajar juga ditingkatkan untuk mendukung siswa yang berasal dari luar daerah. Kini, 180 siswa (sekitar 33 persen dari total siswa) tinggal di asrama dengan fasilitas yang telah diperbaharui, termasuk ruang belajar bersama, laboratorium mini, dan layanan kesehatan 24 jam.
### Prestasi Akademik dan Non-Akademik
Peningkatan mutu tidak hanya terukur dari akreditasi, tetapi juga dari prestasi siswa. Dalam tahun akademik 2024-2025, siswa SMK NU Karangampel meraih 23 penghargaan di berbagai kompetisi tingkat kabupaten dan provinsi. Kompetisi yang diikuti mencakup Kompetisi Kompetensi Siswa Indonesia (KKSI), Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Kompetisi Inovasi Siswa, dan berbagai ajang lainnya.
Salah satu pencapaian menotan adalah meraih juara 1 LKS kategori Teknik Otomotif tingkat Jawa Barat dan lolos ke kejuaraan nasional. Prestasi ini membuktikan bahwa kualitas pembelajaran praktik sudah setara dengan standar nasional.
“Prestasi siswa ini memotivasi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pengajaran. Kami melihat bahwa upaya peningkatan mutu ini membuahkan hasil yang nyata,” ungkap Dwi Handoko, S.Pd., Koordinator Program Pengembangan Bakat Siswa.
### Dampak Akreditasi A Terhadap Sekolah
Pencapaian akreditasi A diharapkan membawa dampak positif yang luas. Pertama, kepercayaan masyarakat terhadap SMK NU Karangampel akan meningkat, yang berpotensi meningkatkan jumlah pendaftar siswa baru. Data awal menunjukkan bahwa untuk tahun akademik 2026-2027, jumlah pendaftar sudah meningkat 35 persen dibanding tahun lalu.
Kedua, lulusan SMK NU Karangampel akan memiliki kredibilitas yang lebih tinggi di pasar kerja. Akreditasi A menjadi jaminan bahwa lulusan telah menjalani pendidikan sesuai standar nasional yang ketat.
Ketiga, akreditasi A membuka peluang untuk mengakses pendanaan dan program kolaborasi yang lebih luas, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.
“Akreditasi A membuka pintu bagi kami untuk menjadi sekolah percontohan. Kami sudah mendapat undangan untuk menjadi sekolah binaan dalam program pembelajaran berbasis industri dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat,” kata Muhammad Sodik dengan optimisme.
### Tantangan dan Rencana Ke Depan
Meskipun telah meraih akreditasi A, SMK NU Karangampel tidak berpuas diri. Kepala sekolah mengakui bahwa masih ada tantangan yang perlu dihadapi, terutama dalam konteks transformasi digital dan adaptasi terhadap perubahan industri yang cepat.
“Era industri 4.0 dan sekarang menjelang industri 5.0 memerlukan adaptasi pendidikan yang cepat. Kami perlu terus memperbarui kurikulum dan kompetensi pendidik untuk mengantisipasi kebutuhan tenaga kerja masa depan,” ujar Siti Nurhaliza.
Untuk periode akreditasi berikutnya, sekolah telah merencanakan beberapa inisiatif strategis. Pertama, pengembangan program keahlian baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar, seperti Program Teknik Renewable Energy dan Program Digital Marketing. Kedua, penguatan pembelajaran berbasis proyek dan problem-based learning untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Ketiga, perluasan jaringan kemitraan internasional untuk membuka peluang pertukaran siswa dan transfer knowledge.
“Kami juga berkomitmen untuk meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi siswa dari keluarga ekonomi lemah. Beasiswa dan program bantuan pendidikan akan diperluas untuk memastikan bahwa setiap anak berbakat dapat mengakses pendidikan berkualitas di sekolah kami,” tambah Muhammad Sodik.
### Respons dari Stakeholder
Pencapaian akreditasi A mendapatkan respons positif dari berbagai stakeholder. Drs. H. Anang Sugiana, Ketua Yayasan Pendidikan NU Kabupaten Indramayu, mengapresiasi kerja keras pimpinan dan tim sekolah.
“Ini adalah hasil dari dedikasi dan kerja keras seluruh civitas akademika. Akreditasi A bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal dari komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan,” ucap Anang Sugiana pada acara pengumuman akreditasi.
Sementara itu, Bapak Drs. Jamal Rahmad, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, mengapresiasi kontribusi SMK NU Karangampel dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indramayu.
“Sekolah ini telah menunjukkan komitmen nyata dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri. Pencapaian akreditasi A ini menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk meningkatkan standar mereka,” kata Jamal Rahmad.
### Penutup
Pencapaian akreditasi A oleh SMK NU Karangampel adalah hasil nyata dari dedikasi, kerja keras, dan komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. Melalui peningkatan infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia, penguatan kemitraan dengan industri, dan implementasi sistem manajemen mutu, sekolah ini telah membuktikan bahwa pendidikan vokasi berkualitas dapat diselenggarakan di daerah pinggiran.
Dengan meraih akreditasi A, SMK NU Karangampel tidak hanya memberikan jaminan kualitas kepada siswa dan masyarakat, tetapi juga menjadi bukti bahwa investasi pada pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Ke depannya, sekolah ini diharapkan dapat terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman, sehingga tetap relevan dan berkontribusi nyata dalam menghasilkan tenaga kerja profesional yang siap bersaing di era digital.
Sebagaimana dinyatakan oleh Kepala Sekolah Muhammad Sodik, “Akreditasi A adalah motivasi bagi kami untuk berbuat lebih baik. Kami akan terus berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan berkualitas yang mengubah kehidupan siswa dan berkontribusi pada kemajuan masyarakat dan negara.”
—
Penulis: Tim Jurnalis Kampus
Tanggal: 13 April 2026